











Manajemen Budidaya Ikan
Sistem buat ngelola budidaya ikan dari tebar bibit sampai panen — semua kolam kepantau dari satu tempat. Tinggal catat harian, hitungannya jalan sendiri — pertumbuhan, biomassa, biaya, sampai laba rugi tiap siklus keluar tanpa perlu ngitung manual.
Fitur
Semua alur, fitur, bisa di request sesuai kebutuhan bisnis kamu.
Diskusi Lebih LanjutReview Pengguna
"Dulu catatan tebar sama pakan masih di buku tulis, sering ilang. Sekarang 6 kolam kepantau semua dari HP. Sampling tinggal input, biomassanya kehitung sendiri."
Slamet Hidayat
★★★★★
"Baru sadar biaya pakan ternyata 60% dari total pengeluaran setelah lihat grafiknya. Jadi kekontrol, siklus kemarin FCR turun dan untungnya naik."
Mulyadi Rahman
★★★★★
"Bagian evaluasi siklus paling kepake. SR sama laba rugi langsung keluar, jadi tahu kolam mana yang perlu diperbaiki. Gak perlu ngitung di kalkulator lagi. 🔥"
Tri Wahyuni
★★★★★
"Catatan kematian sama pengobatan sekarang rapi, jadi kelihatan polanya tiap musim hujan. Anak kandang tinggal input dari HP pas di kolam."
Agus Setiawan
★★★★★
"Panen sama penjualan kecatat lengkap sampai sisa stok. Kalau ditanya pengepul harga kemarin berapa, tinggal buka — gak nebak-nebak lagi."
Nurul Kholifah
★★★★★
"Dulu catatan tebar sama pakan masih di buku tulis, sering ilang. Sekarang 6 kolam kepantau semua dari HP. Sampling tinggal input, biomassanya kehitung sendiri."
Slamet Hidayat
★★★★★
"Baru sadar biaya pakan ternyata 60% dari total pengeluaran setelah lihat grafiknya. Jadi kekontrol, siklus kemarin FCR turun dan untungnya naik."
Mulyadi Rahman
★★★★★
"Bagian evaluasi siklus paling kepake. SR sama laba rugi langsung keluar, jadi tahu kolam mana yang perlu diperbaiki. Gak perlu ngitung di kalkulator lagi. 🔥"
Tri Wahyuni
★★★★★
"Catatan kematian sama pengobatan sekarang rapi, jadi kelihatan polanya tiap musim hujan. Anak kandang tinggal input dari HP pas di kolam."
Agus Setiawan
★★★★★
"Panen sama penjualan kecatat lengkap sampai sisa stok. Kalau ditanya pengepul harga kemarin berapa, tinggal buka — gak nebak-nebak lagi."
Nurul Kholifah
★★★★★